"KEGAGALAN ADALAH PEMACU KEBERHASILAN"
Minggu, 21 Maret 2010
Mungkin waktuku terbuang sia-sia. Ya. Betapa tidak? Aku selalu menghambur-hamburkan waktuku yang sangat berharga untuk hal-hal yang tidak berguna, atau untuk sekedar bertele-tele. Menyesal? Pasti. Karena penyesalan datang di akhir cerita.
Di sekolah, aku tidak naik kelas. Itu adalah salah satu perwujudan penghamburan waktu dan tenaga yang sangat banyak. Satu tahun harus ku jalani dengan sabar. Aku harus menjadi adik kelas dari teman-teman yang dulu sekelas denganku. Dan mau tidak mau aku harus menjadi satu kelas dengan adik kelasku. Betapa tidak kecewa? Aku harus menunda kelulusan, orang tuaku harus mengeluarkan biaya lagi untuk satu tahun pengulangan, dan aku harus mengulang semua pelajaran dari awal.
Nasi sudah menjadi bubur. It`s okay. Kita ambil sisi positifnya.... Aku merasakan (setelah setengah tahun mengulang), nilaiku menjadi lebih baik dari tahun kemarin. Ya. Mungkin karena sudah pernah ku pelajari tahun lalu. Tapi ku rasa tidak juga. Karena aku sudah benar-benar lupa dengan pelajaran satu tahun lalu. Intinya, aku menjadi lebih hati-hati, karena aku tidak mau mengulang untuk tinggal kelas untuk yang kedua kalinya, jadi ku pacu benar semangat belajarku. Alat pemacunya adalah KEGAGALAN.
"KEGAGALAN ADALAH ALAT PEMACU KEBERHASILAN"
0 comments:
Posting Komentar